Lurah Desa Bojonegoro Kabupaten Serang Lakukan Pungli, Dipakai Judi dan Main Perempuan

Viralnews, Serang -  Lurah (Kepala Desa) Desa Bojonegoro, Serang dengan inisial WF dianggap meresahkan warganya sendiri, karena melakukan putungan liar (pungli).

Ironisnya, pungli dilakukan terhadap warga dan pekerja di wilayahnya tersebut  bukan untuk kepentingan kemaslahatan warga Desa Bojonegoro, melainkan keperluan pribadi.

Iya, ditengarai pungli dalam bentuk transfer uang di kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta tersebut untuk judi (sabung ayam) dan main perempuan.

Padahal Pak Lurah telah memiliki istri dan anak yang dengan setia mendukungnya sebagai aparat negara/pejabat untuk memajukan desanya.

Perwakilan warga dan pekerja yang menjadi korban pungli pun menggeruduk ke kantor Kelurahan Bojonegoro untuk menemui dan memprotes tindakan tidak terpuji tersebut.

"Dalam persidangan" yang dijaga aparat kepolisian tersebut Lurah WF tidak mengakui dan membantah telah melakukan pungli untuk pekerja di desanya.

"Saya tidak pernah merasa menerima setoran dari para pekerja, jadi soal pungli itu tidak benar," ujar lurah WF di hadapan warganya di kantor kelurahan.

Saat menyampaikan itu, lurah WF mengenakan baju putih dan peci (kopiah) hitam.

Padahal, bukti bukti berupa transferan kepada lurah atas nama WF sudah beredar luas di masyarakat, dengan caption/keterangan : koordinasi desa bojonegoro, kont desa bojonegoro dst.

Jika warga pilih bungkam karena ketakutan, kini saatnya aparat berwajib (polisi) harus bertindak, untuk melindungi warga yang terdzolimi dan dipaksa setor dana kepada kepala desa-nya. (bang boy)