Begini Kronologis Penangkapan Dua Tersangka Pengedar Sabu-Sabu di Gorontalo

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Wahyu Tri Cahyono SIK didampingi Direktur Resnarkoba Polda Gorontalo Kombes Pol. Dewa Putu Gede Artha dalam press conference penangkapan dua orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu.(F. ISTIMEWA)
ⓘ Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Wahyu Tri Cahyono SIK didampingi Direktur Resnarkoba Polda Gorontalo Kombes Pol. Dewa Putu Gede Artha dalam press conference penangkapan dua orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu.(F. ISTIMEWA)

viralnews.id (GORONTALO) – Tidak ada ampunan bagi pengedar narkotika di Bumi Gorontalo. Ini dibuktikan Polda Gorontalo setelah mengamankan dua orang terduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Keduanya, inisial AO alias Amin (28) dan IK alias Ivan (47).

Dalam pres confrence di Mapolda Gorontalo, Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK pada Selasa (25/2/2020) menjelaskan, dua pelaku tersebut diamankan di dua tempat berbeda. Satu pelaku dibekuk pada Minggu malam, (16/2/2020) di Kelurahan Molosipat, Kota Gorontalo.

Dalam pengungkapan kedua terduga kurir itu berdasarkan informasi didapat dari masyarakat. Yang mana, ada seseorang hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Raja Eyato Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Informasi ini ditindaklanjuti Tim Opsnal menuju lokasi.

“Sesampainya dilokasi, tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Gorontalo mendekati seorang laki-laki dicurigai sedang mengecek sesuatu dekat pagar Mesjid At-Taufik Kelurahan Molosipat W Kecamatan Kota Barat. Saat itu pula, Tim Opsnal langsung melakukan tangkap tangan pria ducurigai tersebut,” beber AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK.

Setelah dilakukan pemeriksaan, anggota Opsnal berhasil menemukan kemasan minuman berisi 31 (tiga puluh satu) sachet plastic bening diduga narkoba jenis sabu dan diakui oleh AO milik Lk. IK diperintahkan kepada AO untuk dijemput di Kelurahan Moloifat W Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo.

Berdasarkan keterangan tersebut, anggota Opsnal Ditresnarkoba Polda Gorontalo melakukan penagkapan terhadap IK yang mengaku benar telah meminta AO alias Amin untuk mengambil narkotika jenis sabu tersebut di Jln. Raja Eyato. Usai dilakukan tangkap tangan terhadap IK, ia (IK,red) mengakui bahwa barang tersebut merupakan barang yang diperintahkan oleh RH alias Utam Warga Binaan Lapas Boalemo untuk diambil.

Namun IK memerintahkan lagi AO alias Amin mengambil barang tersebut. Barang bukti yang diamankan sudah melalui pengujian di BPOM Gorontalo, dan positif methamfitamin dengan berat 10 gram. Saat ini kedua pelaku sudah dinyatakan tersangka dan diamankan di Polda Gorontalo.

“Keduanya terancam penjara minimal enam tahun, dan maksimal 20 tahun,” tutup Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK.(hum)

Tutup