Maret Nanti, Festival Pangan Kota Gorontalo Dihentak

Suasana Rapat Koordinasi festival pangan dipimpin Kadis Pangan Kota Gorontalo Tomy Jahja dan dihadiri Ketua GOW Kota Gorontalo, Jusmiati Taha K. Demak.(F. ISTIMEWA)
ⓘ Suasana Rapat Koordinasi festival pangan dipimpin Kadis Pangan Kota Gorontalo Tomy Jahja dan dihadiri Ketua GOW Kota Gorontalo, Jusmiati Taha K. Demak.(F. ISTIMEWA)

viralnews.id (KOTA) – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Gorontalo, Jusmiati Taha K. Demak menaruh harapan besar agar penyelenggaraan festival pangan rencananya dilaunching awal Maret 2020 mendatang bukan sekedar ajang seremoni saja. Namun, lebih dari itu bisa memotivasi seluruh elemen masyarakat maupun organisasi wanita serta kalangan warga pelaku UMKM.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, kegiatannya hanya melibatkan tim PKK dan DWP, tetapi tahun ini akan diperluas lagi. Yakni melibatkan seluruh organisasi wanita se Kota Gorontalo. Supaya anggota yang memiliki talenta, bisa diorbitkan melalui program tersebut,” ujar Jusmiati.

Disamping itu, ia menyampaikan bahwa program merupakan pencanangan Pemerintah Pusat, dikemas dalam program B2SA atau disebut Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman. Dengan artian, bahwa semua menu ditampilkan dalam festival ini harus benar-benar berbahan pangan lokal, tidak ada campuran bahan kimia atau prodak luar.

Ia pun yakin jika dampak terhadap masyarakat maupun pelaku UMKM sangat cerah. Pasalnya, pemerintah melalui Dinas Pangan Kota Gorontalo menilai produk yang bisa dikomersilkan. Bahkan Dinas Pangan dan Dinas Perdagangan Kota Gorontalo, dapat memfasilitasi pemasaran prodak pangan lokal UMKM.

“Kami dari GOW dan PKK Kota Gorontalo mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Karena dari sisi lain, sangat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya keluarga dalam memenuhi gizi dan kesehatan. Serta memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi pelaku UMKM,” tambah Jusmiati.

Sementara Kadis Pangan Kota Gorontalo, Tomy Jahja menyampaikan, pihaknya melibatkan unsur dari isntansi perbankan dan vertikal. Salah satu tujuan, yakni meningkatkan partipasi seluruh unsur terhadap penguatan pangan lokal di Kota Gorontalo.

“Puncak acarnya pada tanggal 12 Maret 2020 mendatang. Kami berharap melalui event ini, bisa melahirkan berbagai prodak pangan lokal yang bisa dipromosikan ke tingkat nasional,” tutup Tomy.(mas)

Tutup