Tingkatkan Daya Jual, 220 IKM di Jabar Mendapatkan Sertifikat Halal

C

Untuk mendorong peningkatan daya saing produk Industri Kecil dan menengah (IKM) di Jawa Barat, Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat memfasilitasi sertifikat halal bagi 220 IKM pada tahun 2018.

Fasilitasi ini dilakukan agar memacu kesadaran pelaku IKM bahwa adanya label halal pada produk olahan pangan akan meningkatkan nilai tambah ekonomi serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Penyematan label halal selain memastikan produk bahan olahan aman di konsumsi, juga untuk mendorong daya saing produk olahan Jawa Barat,” kata Kepala Disperindag Jabar, Drs. Moh. Arifin Soedjayana MM., pada Penyerahan Sertifikat Halal bagi pelaku IKM, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (9/8/2018).

Sejak 2013, Disperindag Jawa Barat telah memfasilitasi 6.195 sertifikat halal bagi IKM se-Jawa Barat.

Untuk tahun 2018 rangkaian kegiatan sertifikasi dimulai dari bulat Maret 2018 hingga Agustus 2018.

Jumlah IKM yang mendapat fasilitas pada tahun 2018 ada penurunan dari segi jumlah, Disperindag Jabar beralasan untuk lebih mndorong kabupaten/ kota agar dalam memfasilitasi IKM di daerahnya masing-masing.

“Fasilitasi sertifikat halal memiliki nilai strategis dalam upaya pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan daya saing produk di Jabar sehingga dapat menguatkan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat sebagai upaya untuk mengurangi impor,” katanya. (*)

Categories: ekonomi,umkm

Leave A Reply

Your email address will not be published.